Tragedi Bansos Di Pos Tebing Tinggi: Hak Warga Di Curi, Beberapa Keluhan Penerima Di Abaikan

Empat Lawang//Wartapolri.com – 10 Februari 2026 – Dugaan kasus menyakitkan terjadi di Kantor Pos Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang Sumatera Selatan, setelah ditemukan bahwa sebagian dana bantuan sosial BLTS Kesra yang seharusnya diterima oleh masyarakat berpenghasilan rendah telah dicuri oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab.

 

Dugaan kasus ini terungkap setelah penerima bansos BLTS Kesra dari Desa Batu Raja Baru melaporkan bahwa meskipun data mereka tercatat sebagai penerima dan telah mendapatkan pemberitahuan bahwa dana telah dicairkan, namun mereka tidak pernah menerima uang tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan teryata ditemukan bahwa ada indikasi manipulasi data serta penyalahgunaan wewenang oleh beberapa petugas yang terlibat dalam proses pendaftaran dan pencairan bansos.

 

Beberapa penerima yang terkena dampak mengaku sangat kecewa, salah satunya Laila Mustika (35), seorang ibu rumah tangga yang menjadi salah satu korban dan dia juga berada rantauan karena kerja menyampaikan bahwa “Dia telah di beritahu saudaranya, bahwa ada namanya di data BLTS Kesra tapi tidak ada satupun yang memberi tahu baik Pemdes, Petugas dinsos ataupun pihak Pos”.
“Kita sudah sangat berharap bantuan ini, tapi ternyata kita dirampok haknya. Sekarang saya bingung harus bagaimana lagi,” ucapnya dengan suara meratap.

Hal ini di perkuat dengan adanya bukti pengecekan di dinsos. Sementara Kepala Desa Batu Raja Baru Kecamatan Tebing Tinggi, saat di mintai tanggapannya, menjawab
“Tunggu dulu saya tanya ke perangkat desa”. 8 Februari 2026

Sementara pihak Pos saat di mintai keterangan secara langsung di kantor “Kami tidak tahu, soalnya masyarakat banyak yang datang, bagi masyarakat yang sudah membawa KK dan KTP, kami cek ada datanya langsung kami cairkan”. Dan saat di perlihatkan dugaan data bukti bansos penyaluran top up sukses, pihak pos Tebing Tinggi berkilah ” itu belum tentu BLTS Kesra, soalnya bansos ini banyak”.

 

Koordinator pendamping PKH Kabupaten Empat Lawang biasa di panggil Hepni saat di konfirmasi menjawab, ” Tanya pos, itu ada tanda keterangan BLTS, lembaga bayarnya PT Pos”.

Sampai berita ini di tayangkan belum ada kepastian dari pihak yang terkait.

Tim Red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *