SKANDAL ASET NEGARA: Puluhan Motor Dinas KB Empat Lawang Raib, Pejabat Justru Saling Lempar Tanggung Jawab

EMPAT LAWANG//Wartapolri.com โ€“ Berita panas dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang kembali mengguncang publik. Puluhan unit sepeda motor dinas milik Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) diduga hilang tanpa jejak. Alih-alih segera mengusut tuntas kerugian negara ini, pimpinan hingga staf di instansi tersebut justru terlihat saling lempar tanggung jawab seolah tidak ada yang merasa bersalah.

๐Ÿ“‰ FAKTA-FAKTA YANG KIAN MEMANASKAN SUASANA

Dugaan hilangnya puluhan motor dinas yang seharusnya mendukung tugas pelayanan KB di pelosok desa ini baru terungkap saat upaya inventarisasi aset berjalan lambat. Dan yang lebih mencoreng nama baik Pemkab Empat Lawang, terkuak kejanggalan beruntun:

โœ… Bendahara Dinas “Buta” Aturan Aset
Bendahara DPPKB dinilai sangat abai dan menutup mata terhadap prosedur pencatatan aset negara. Dokumen administrasi tidak lengkap, verifikasi keberadaan fisik kendaraan tidak pernah dilakukan secara rutin, sehingga sampai saat ini tidak jelas kapan, ke mana, dan di tangan siapa kendaraan tersebut berpindah.

โœ… Kepala Dinas Bersikap “Masa Bodoh”
Sumber internal membenarkan, Kepala Dinas DPPKB seolah tidak mau tahu. Meskipun sudah dilaporkan adanya ketidaksesuaian data aset, pejabat tertinggi di dinas ini enggan memerintahkan pemeriksaan khusus maupun memanggil pihak terkait untuk meminta pertanggungjawaban.

โœ… Penyuluh Lapangan Saling Lempar Bola
Para penyuluh lapangan yang sehari-hari menggunakan kendaraan dinas untuk menjangkau wilayah kerja di Empat Lawang pun kompak menghindar. Ketika ditanya pertanyaan mendasar mereka langsung lempar ke bendahara barang di kantor.

๐Ÿ“ข DESAKAN MENGGEMA: INSPEKTORAT HARUS TURUN TANGGAN SEKARANG!

Carut-marut pengelolaan aset ini memicu kemarahan elemen masyarakat dan pegawai yang jujur di lingkungan Pemkab Empat Lawang. “Ini aset rakyat, bukan barang pribadi yang bisa hilang begitu saja tanpa pertanggungjawaban!” tegas salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Secara luas kini didesak kepada Inspektorat Kabupaten Empat Lawang untuk:
๐Ÿ‘‰ Segera melakukan audit menyeluruh mulai dari proses pengadaan, pencatatan, penyerahan, hingga pemeliharaan seluruh kendaraan dinas DPPKB;
๐Ÿ‘‰ Memeriksa keterkaitan pihak-pihak yang terlibat dan memproses sesuai ketentuan perundang-undangan jika ditemukan unsur kelalaian berat maupun penyalahgunaan wewenang;
๐Ÿ‘‰ Mengungkapkan hasil pemeriksaan secara terbuka kepada publik agar tidak menimbulkan dugaan penutupan skandal.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kepala Dinas DPPKB maupun jajaran terkait terkait dugaan hilangnya puluhan unit motor dinas tersebut. Publik menanti langkah nyata, bukan sekadar janji manis dan saling tuding tanpa ujung.

@Jokowarpol

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *