Empat Lawang//Wartapolri.com – 6 Desember 2025 – Penyaluran Beras dan Minyak di Desa Niur Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang, diduga terjadi Pungli, Penggelapan dan Pengancaman. Kasus ini terkuak setelah adanya Postingan di Facebook.
Salah satu akun Peserta Anonim di grup Lintang Empat Lawang Facebook memberitakan sebagai berikut :
Assalamualaikum salam sedulur empat lawang,, kami rakyat tertindas Des niur, mohon diklarifikasi dan usut tuntas atas bantuan bansos. Di sini kami selaku rakyat tertindas, didesa niur banyak kejanggalan atas pembagian bansos
1. Perangkat desa masih ada yang dapat bansos
2. Yang lansia dan jompo tidak dapat bahkan dia datang dan nanya, di tanya undangan dan di suruh pulang
3. Adanya pungutan liar 10 ribu bagi yang menerima
4. Bansos seharusnya beras 2 sak ukuran 10 sak dan minyak goreng 2 L. Itu semua di berikan cuma 1 sak beras dan minyak 2 L.
5. Saat kades dan perangkat pidato dia bilang jangan di rekam. Dengan ini kami timbul tanda tanya ada apa dengan bansos dan kades dan perangkat. Mohon LSM, Wartawan, Pihak terkait mohon di usut tuntas. Terimakasih tolong di tuntaskan karena rakyat sudah geram dan BPD hanya diam tidak berpihak dengan laporan masyarakat desa Niur”.
Dengan adanya postingan ini awak media langsung konfirmasi ke kepala desa Niur lewat telpon dan pesan Whatsap tapi sayang nomor handphone tidak bisa dipanggil dan masih terus diupayakan untuk konfirmasi.
Andika selaku ketua BPD desa Niur saat di hubungi via telepon dan pesan Whatsap menjawab “Sejauh ini belum ada masyarakat yang menemui kami prihal pelaporan hal tersebut, dan kami juga tidak pemberitahuan kalau ada penyaluran bansos dan minyak”. Jelasnya
Andi juga salah satu BPD desa Niur saat di hubungi via pesan Whatsap mengatakan hal yang sama ” Tidak ada masyarakat yang melaporkan masalah pembagian beras ke kami baik lisan dan tulisan”
Camat Kecamatan Muara Pinang saat dihubungi melalui pesan WhatsApp menjawab,, “Bansos beras di berikan kepada penerima yang telah di tetapkan,, Di perintahkan untuk tidak melakukan pungutan,, Teknis di lapangan di desa sudah di tugaskan satu orang petugas sesuai desa yang bersangkutan “. Jawabannya.
Beberapa aktivis Empat Lawang Prihatin dengan adanya dugaan ini, kami harap pihak terkait terjun langsung menemui BPD desa Niur untuk kroscek kebenaran dugaan ini dan kalau benar adanya kami harap di proses sesuai prosedur.
Tim Red

