Atap Jebol, Kayu Lapuk, Dinding Berjamur! SDN 12 Pajar Bulan Lahat Terancam Roboh, Siswa Belajar Di Tengah Bahaya!

LAHAT//Wartapolri.com — Dunia pendidikan di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, kembali menghadapi persoalan serius yang memprihatinkan. Potret keprihatinan datang dari SDN 12 Pajar Bulan yang berlokasi di Desa Selepuk, Kecamatan Pajar Bulan. Bangunan sekolah dasar ini kini dalam kondisi rusak parah dan terancam bahaya setiap saat, sehingga membahayakan keselamatan puluhan siswa dan guru yang beraktivitas di dalamnya.

Kepala Sekolah SDN 12 Pajar Bulan, Didi Tambudi, mengaku sangat resah dan cemas melihat kondisi gedung sekolah yang semakin hari semakin mengkhawatirkan.

“Kami setiap hari merasa cemas dan takut. Bagaimana tidak, atap sudah jebol dan berlubang besar, rangka kayu penyangga sudah tua dan lapuk. Kami khawatir sewaktu-waktu bisa roboh saat sedang jam belajar. Itu sangat berbahaya bagi anak-anak dan guru,” ungkap Didi Tambudi.

Berdasarkan tinjauan langsung ke lokasi, kerusakan paling parah terlihat jelas pada bagian atap dan rangka bangunan:

– Atap jebol dan berlubang besar — cahaya matahari, hujan, dan angin bebas masuk ke dalam ruangan
– Rangka kayu penyangga tua dan lapuk — terlihat rapuh, berpotensi ambruk kapan saja
– Plafon sudah rusak parah dan banyak yang hilang
– Dinding berjamur dan lembap — rembesan air hujan merembes ke seluruh ruangan
– Jendela kayu usang dan tidak menutup rapat — angin dan hujan mudah masuk ke dalam kelas

Kondisi interior ruangan juga tidak kalah memprihatinkan. Dinding yang dulunya bernuansa hijau kini ditumbuhi jamur tebal dan lembap parah di bagian bawah akibat rembesan air hujan yang terus-menerus. Saat hujan turun, air menetes dari atap jebol, membasahi lantai dan meja siswa.

“Saat hujan turun, kami tidak bisa belajar. Air menetes dari atas, lantai basah, dinding berair. Kami harus pindah tempat duduk agar tidak terkena air. Panas pun terik karena atap berlubang. Bagaimana kami bisa konsentrasi belajar?” keluh salah satu siswa.

Jendela kayu yang sudah usang dan berjeruji tidak bisa menutup rapat, sehingga kelas menjadi sangat dingin saat hujan dan berangin, namun sangat panas saat siang hari. Kenyamanan belajar sama sekali tidak ada — yang ada hanya kekhawatiran akan keselamatan.

Pihak sekolah di bawah kepemimpinan Didi Tambudi, bersama seluruh dewan guru, wali murid, dan warga Desa Selepuk, sangat berharap Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat segera turun tangan dan memprioritaskan renovasi total gedung SDN 12 Pajar Bulan.

“Ini bukan lagi soal kenyamanan — ini soal KESELAMATAN nyawa anak-anak kami. Kalau sampai atap roboh saat jam belajar, siapa yang bertanggung jawab? Kami mohon, tolong perhatikan sekolah kami ini. Renovasi total segera, jangan ditunda-tunda lagi!” tegas perwakilan wali murid.

Melihat kerusakan yang sudah mencapai tingkat kritis, langkah-langkah mendesak yang wajib segera diambil:

1. Segera turunkan tim survei kelayakan bangunan untuk menilai tingkat kerusakan dan risiko kerobohan
2. Tetapkan status bangunan TIDAK LAYAK pakai — jika perlu, evakuasi sementara siswa ke lokasi aman sebelum terjadi kecelakaan
3. Alokasikan anggaran renovasi total segera — perbaiki atap, rangka kayu, dinding, lantai, dan jendela
4. Pastikan pelaksanaan pembangunan transparan dan tepat sasaran — tidak ada potongan atau penundaan
5. Pantau proses pembangunan hingga selesai dan diserahkan — agar siswa segera bisa belajar di tempat yang aman dan nyaman

SDN 12 Pajar Bulan bukan sekadar bangunan tua — ini adalah rumah bagi puluhan anak-anak yang berharap masa depan lebih baik melalui pendidikan. Mereka berhak belajar di ruangan yang aman, kering, dan layak — bukan di bawah atap yang bisa roboh kapan saja.

“Jangan tunggu ada korban baru bergerak. Tindak sekarang, selamatkan masa depan anak-anak Desa Selepuk. Pendidikan adalah prioritas — dan keselamatan adalah yang utama!” — harapan warga Desa Selepuk.

@tim red

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *