Empat Lawang//Wartapolri.com – 37 Februari 2026
Penyaluran BLTS Kesra melalui PT Pos Indonesia di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang diduga mengalami penyimpangan.
Hal ini terungkap setelah adanya dugaan perbedaan jumlah penerima di desa Ulak Mengkudu, dimana kepala desa melalui perangkatnya saat di konfirmasi via pesan singkat Whatsap menyebutkan jumlah 8 orang, 5 orang sudah m ngambil 3 orang belum.
Tapi hal ini jauh berbeda dengan jumlah yang ada di data, berdasarkan sumber yang didapat untuk penerima BLTS Kesra di desa Ulak Mengkudu berjumlah 121 orang. Menurut awak media kalau benar dugaan ini ada 113 orang yang di gelapkan, jika dikalikan dengan uang yang diterima 113×900.000= Rp.101.700.000
Sementara itu PT Pos Tebing Tinggi saat di konfirmasi juga mengiyakan apa yang di bilang perangkat desa Ulak Mengkudu “8 orang, dimana yang sudah ngambil 5 orang yang belum 3 orang.
Di samping itu BLTS Kesra adalah program bantuan langsung tunai sementara yang diberikan kepada 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total bantuan Rp900.000 per keluarga (Rp300.000 per bulan selama tiga bulan Oktober-Desember 2025) untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengurangi dampak inflasi. Pemerintah telah melakukan pemantauan untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan akan terus memperbaiki sistem pendataan agar bantuan semakin akurat dan akuntabel.
Tim Red

