Paguyuban Trisula Nusantara Palembang Audiensi ke Maxim, Sampaikan 7 Tuntutan Driver Ojol

PALEMBANG//Wartapolri.com — Organisasi Ojol Paguyuban Trisula Nusantara Palembang melakukan audiensi dengan pihak aplikator PT Teknologi Perdana Indonesia (Maxim) Cabang Palembang, guna menyampaikan aspirasi dan sejumlah persoalan yang dirasakan para pengemudi ojek online (ojol) di lapangan, Selasa (15/09/2026).

Kedatangan rombongan Paguyuban Trisula Nusantara Palembang disambut oleh Regional Development Manager Sumatera Selatan Alexander Yansyah dan Head of Subdivision Maxim Palembang M. Ridho Hanafia.

Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum Paguyuban Trisula Nusantara Palembang, Sulaiman Junovrianto, secara langsung menyampaikan 7 (tujuh) tuntutan yang menjadi aspirasi para driver ojol.

Tujuh tuntutan tersebut meliputi:

Pertama, meminta Turbo Prioritas 3 Jam dihapuskan.

Kedua, meminta penerimaan driver baru dihentikan, sebagai bagian dari evaluasi terhadap kondisi jumlah driver dan persaingan mendapatkan order di lapangan.

Ketiga, meminta biaya platform dihapuskan.

Keempat, meminta PPN yang dibebankan kepada driver dihapuskan.

Kelima, meminta pihak Maxim melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap bug pada aplikasi. Salah satu persoalan yang disoroti adalah suara notifikasi order yang hanya terdengar satu kali sehingga sulit didengar oleh driver. Selain itu, driver juga meminta agar aplikasi dapat kembali berjalan di latar belakang ketika driver menggunakan aplikasi lain, seperti sebelum dilakukan pembaruan aplikasi.

Keenam, meminta menu pada aplikasi dievaluasi dan disederhanakan dengan menambahkan Auto penerima orderan sehingga lebih mudah digunakan oleh para pengemudi dalam menerima orderan.

Ketujuh, meminta agar akun customer yang melakukan penipuan dan telah dilaporkan segera ditindaklanjuti serta diberikan sanksi, sehingga kejadian serupa tidak kembali merugikan driver.

Ketua Umum Paguyuban Trisula Nusantara Palembang, Sulaiman Junovrianto, menegaskan bahwa tujuh tuntutan tersebut merupakan aspirasi yang disampaikan untuk mendapatkan solusi dan perbaikan dari pihak aplikator.

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan dari teman-teman driver. Kami berharap seluruh tuntutan ini dapat menjadi perhatian serius dan ada solusi yang nyata. Kami tetap mengedepankan komunikasi dan musyawarah, tetapi kami juga akan terus mengawal aspirasi para driver,” tegas Sulaiman.

Sulaiman juga menyampaikan bahwa pihaknya memberikan ruang kepada pihak Maxim untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut. Namun, apabila aspirasi yang disampaikan tidak mendapatkan penyelesaian, Paguyuban Trisula Nusantara Palembang menyatakan siap mengambil langkah berikutnya.

“Apabila tuntutan kami tidak terpenuhi, maka kami akan melakukan aksi untuk menyampaikan aspirasi di muka umum. Tentu kami berharap hal tersebut tidak perlu terjadi dan persoalan ini dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik,” ujarnya.

Maxim : Seluruh Aspirasi Akan Disampaikan ke Pusat

Sementara itu, Regional Development Manager Sumatera Selatan Alexander Yansyah menyambut baik kedatangan Organisasi Ojol Paguyuban Trisula Nusantara Palembang dalam audiensi tersebut.

Alexander mengatakan, pihaknya menerima dan mendengarkan seluruh aspirasi yang disampaikan oleh Paguyuban Trisula Nusantara Palembang.

“Kami menyambut baik kedatangan Paguyuban Trisula Nusantara Palembang. Seluruh tuntutan dan aspirasi yang disampaikan dalam audiensi ini akan kami sampaikan kepada pihak pusat untuk dapat ditindaklanjuti dan menjadi bahan evaluasi,” ujar Alexander Yansyah.

Menurut Alexander, aspirasi yang disampaikan oleh para driver merupakan bagian penting dalam komunikasi antara pihak aplikator dengan mitra pengemudi.

“Kami akan menyampaikan seluruh poin yang menjadi tuntutan teman-teman driver kepada pusat. Kami berharap komunikasi seperti ini dapat terus berjalan dengan baik sehingga setiap persoalan yang ada dapat dicari jalan keluarnya,” tambahnya.

Audiensi tersebut menjadi ruang dialog antara Paguyuban Trisula Nusantara Palembang dan pihak Maxim untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan sistem aplikasi, kebijakan terhadap driver, hingga perlindungan terhadap pengemudi dari dugaan tindakan penipuan oleh customer.

Paguyuban Trisula Nusantara Palembang berharap hasil audiensi tersebut tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi dapat dilanjutkan dengan evaluasi dan tindak lanjut konkret dari pihak aplikator.

Pihak Paguyuban juga menegaskan akan tetap mengawal tujuh tuntutan tersebut dan menunggu tindak lanjut dari pihak Maxim atas aspirasi yang telah disampaikan.@jokowarpol

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *