AMUK RATUSAN WARGA! Mobil PT ELAP Dihancurkan, Petugas Kabur — Penangkapan Tanpa Surat & Main Hakim Sendiri Pemicu Ledakan!

EMPAT LAWANG//Wartapolri.com — GEMPAR! Ratusan warga dari Desa Lubuk Layang, Lubuk Sepang, Bandar Agung, dan kelompok Margo Ayek Deghas Bersatu Mengamuk di Desa Tanjung Raman, Senin (24/8) pukul 18.00 WIB. Mobil operasional PT ELAP Dihancurkan sampai ringsek, sopir dan petugas keamanan Kabur takut nyawa — semua gara-gara penangkapan tanpa surat tugas dan main hakim sendiri!

Ini bukan kejadian sesaat! Keresahan warga terhadap perlakuan biadab petugas keamanan PT ELAP sudah lama Mendidih. Mereka kerap Menangkap, Mengurung, bahkan Menghukum warga dengan sepihak— Tanpa surat tugas, Tanpa kewenangan, Tanpa prosedur hukum!

Pemicu ledakan kemarahan: Penangkapan sepihak terhadap salah satu warga tanpa surat tugas yang sah! Dituduh ambil sawit, langsung ditangkap, diperiksa, dihukum — Seolah-olah mereka adalah polisi!

“Kami bukan tolak perusaahan! Tapi jangan karena punya uang, bisa seenaknya menangkap siapa saja! Itu bukan wewenang mereka! Itu main hakim sendiri, itu kejahatan!” teriak perwakilan warga disambut gemuruh ratusan orang.

“Kalau ada yang ambil sawit, lapor ke polisi! Serahkan ke pihak berwenang! Bukan di kurung sendiri, di hukum sendiri! Apakah mereka rasa dirinya hukum negara?! Marga ayek deras bersatu

Emosi ratusan warga sudah tak bisa ditahan! Mereka menghadang mobil Mitsubishi Strada warna hitam milik PT ELAP — lalu menghancurkannya! Kaca pecah berantakan, bodi penyok parah, pintu penyok, ban kempes — Mobil jadi reruntuhan!

Sopir dan petugas keamanan di dalamnya ketakutan setengah mati! Mereka melarikan diri meninggalkan kendaraan begitu saja, tak berani kembali — karena kesalahan mereka sendiri !

Kendaraan yang sudah ringsek itu diamankan ke Polsek setempat — bukti nyata kemarahan warga yang sudah lama di injak-injak!

Warga tidak akan diamkan! Mereka menuntut PT Elap tanpa tunda :

– 🔴 Hentikan sekarang juga penangkapan tanpa surat tugas!
– 🔴 Bubarkan cara main hakim sendiri! Bukan perusahaan yang berhak menangkap & menghukum!
– 🔴 Tindak tegas petugas keamanan yang sewenang-wenang!
– 🔴 Jamin keamanan warga — Jangan ada lagi penindasan!

“Kami sudah sabar berbulan-bulan, tapi kesabaran ada batasnya! Kalau tidak diubah, kemarahan ini bisa lebih besar lagi!” — ancam warga dengan mata menyala.

Hingga berita ini diturunkan — Pihak PT Elap dan kepolisian masih bungkam tak bersuara! Belum ada klarifikasi, belum ada penjelasan, belum ada tanggapan apapun!

Apakah mereka takut? Atau sedang menyusun pembelaan? Sementara itu, ketegangan di Desa Tanjung Raman Masih tinggi! Warga siap bersiaga jika perlakuan itu terulang!

“Hukum berlaku untuk semua — baik warga maupun perusahaan! Tidak boleh ada yang di atas hukum!”

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *