EMPAT LAWANG//WARTAPOLRI.COM – Ini sungguh Memalukan dan mengada-ada! Rabu, 5 Agustus 2026, awak media Mata Elang Indonesia mendatangi Kantor BPS Kabupaten Empat Lawang demi meminta penjelasan resmi soal dugaan pemotongan uang honor dan transportasi petugas Sensus Ekonomi 2026 yang sedang VIRAL!
Namun yang terjadi sangat mengherankan, dibilang ada di dalam, setelah di tunggu tiba-tiba diklaim sudah pergi!
– Awalnya staf BPS menyambut dan berkata “Kepala BPS ada di kantor, silakan ditunggu.”
Staf yang sama tiba-tiba berkata lain “Ternyata Kepala BPS tidak ada di tempat, sudah pergi!”
Bagaimana mungkin?! Orang yang dikatakan ADA di ruangan, tiba-tiba HILANG tanpa keluar pintu depan?! Apakah ada PINTU RAHASIA untuk LARI dari pertanggungjawaban?!
Perubahan keterangan yang LICIK itu membuat awak media GAGAL bertemu! Tak ada penjelasan, tak ada klarifikasi, tak ada siapa pun yang berani menjawab!
Padahal rakyat bertanya! Ke mana uang honor dan transportasi petugas itu pergi?! Alih-alih menjelaskan, pimpinan BPS justru “sembunyi”dan “menghindar!
“Kalau memang BERSIH, mengapa LARI?! Kalau tak ada yang disembunyikan, MENGAPA TAKUT BERTEMU?! Mengubah keterangan begitu liciknya — INI BUKTI KUAT bahwa memang ADA YANG DITUTUPI!” tegas perwakilan Mata Elang Indonesia.
Tindakan yang dinilai sengaja menghindar ini memicu kecurigaan luar biasa :
– Mengapa staf dibohongi atau di perintah membohongi media?
– Mengapa Kepala BPS tak berani menatap mata awak media? Apakah takut ditanya kemana uang itu mengalir?!
– Di mana transparansi yang diwajibkan UU?! Bukan milik pejabat — itu UANG RAKYAT!
Menghindar bukanlah jawaban! Mengubah alasan bukanlah kebenaran! Semakin LARI, semakin TERBUKTI: ADA YANG SALAH!
@EV

