Asal Tembak Oknum Berseragam Brimob Di Tuding Jadi Kacung PT Elap/KKST Di Empat Lawang

Postingan di akun Facebook Memet Jaya tersebut sudah dibagikan 160 kali dan dikomentari ratusan netizen. Kejadian penembakan diperkirakan terjadi pada Minggu (14/12/2025) sekira pukul 16.10 Wib.

Warga juga menyinggung lahan plasma yang belum diserahkan perusahaan kepada masyarakat, dan mereka merasa tidak puas dengan kinerja perusahaan. Unggahan video penembakan tersebut telah mendapat banyak komentar dari netizen, yang mayoritas berempati terhadap masyarakat.

Mereka meminta pemerintah Empat Lawang untuk mencabut izin operasi PT ELAP/KKST yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit.

Penggunaan senjata api oleh aparat kepolisian, termasuk Brimob, diatur sangat ketat dalam Per kapolri No. 1 Tahun 2009 sangat krusial. 

Dalam konteks kejadian ini, ada indikasi pelanggaran berat terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) kepolisian:

​Prinsip Proporsionalitas: Penggunaan senjata api harus seimbang dengan ancaman. Jika warga hanya berkerumun atau protes secara verbal, tembakan ke udara adalah tindakan berlebihan (excessive force).

​Lokasi Terlarang: Menembak di area “pemukiman padat penduduk” tanpa ancaman jiwa yang nyata sangat membahayakan keselamatan umum (peluru nyasar/rekoset).

​Netralitas Polri: Penggunaan istilah “kacung” oleh warga mengindikasikan bahwa oknum tersebut tidak bertindak sebagai penegak hukum negara, melainkan sebagai alat intimidasi swasta (perusahaan), yang melanggar kode etik profesi Polri.

​Catatan Penting: Dalam aturan kepolisian, tindakan tegas terukur hanya boleh dilakukan jika ada ancaman segera terhadap jiwa petugas atau masyarakat. Intimidasi sengketa lahan tidak masuk dalam kategori ini.

​Melakukan tembakan di pemukiman padat penduduk untuk tujuan “menakuti” atau intimidasi tanpa ada ancaman jiwa yang nyata merupakan pelanggaran disiplin dan kode etik berat.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari perusahaan maupun pihak kepolisian atas tudingan melakukan penembakan ke udara yang dilakukan oknum anggota Brimob.

 

Tim Red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *