Adapun partai yang hingga kini masih belum memastikan arah dukungannya ada empat yakni PDI Perjuangan (9 kursi), Hanura (1 kursi), PPP (1 kursi), dan PKN (1 kursi). Total 12 kursi. Tidak cukup untuk memajukan paslon keempat dalam Pilgub Sumsel 2024 ini.
Praktis, keempat parpol tinggal memutuskan, kepada paslon mana mereka melabuhkan dukungan. PDI Perjuangan kemungkinan akan mendukung HAPAL, karena Heri Amalindo merupakan kader partai tersebut. Namun, kalau keempat parpol itu malah memilih salah satu dari dua paslon lain, maka HAPAL berpotensi gagal maju dalam Pilgub.
Sisa beberapa hari ke depan jelang hari H pendaftaran menjadi detik-detik krusial bagi pasangan HAPAL untuk meraih dukungan minimal dua dari empat parpol itu.
Tim pemenangan Heri Amalindo, Nopriansyah mengatakan, pihaknya menyambut positif dukungan PAN kepada pasangan HAPAL. “Ini menjadi kabar gembira bagi seluruh tim, relawan dan simpatisan pasangan HAPAL di seluruh Sumsel,” ujarnya, kemarin.
Ditambahkan Nopriansyah, seluruh tim, relawan dan simpatisan sudah mengetahui kabar dukungan resmi PAN tersebut. Surat dukungan DPP PAN dengan Nomor PAN/A/Kpts/KU-SJ/353/VII/2024, ditandatangani Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan serta Sekjend DPP PAN Eddy Soeparno, tanggal 22 Juli 2024 yang lalu.
Dalam SK itu, DPP PAN memutuskan dan memberikan persetujuan kepada bakal calon Gubernur Sumsel Dr Ir Heri Amalindo MM dan bakal calon Wakil Gubernur Popo Ali Martopo untuk mendaftar sebagai paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel dalam Pilkada 2024.
“Saat ini sudah satu kaki perahu HAPAL berlayar, tinggal menunggu tambahan dukungan partai lain yang sudah siap diserahkan ke kami,” kata Nopriansyah.
Juru bicara pasangan HAPAL, Okta Alfarizi menjelaskan, dukungan ini merupakan bentuk kepercayaan dari DPP PAN yang akan segera ditindaklanjuti bersama HAPAL.
Sebelumnya, HAPAL sudah lebih dulu mengantongi SK dukungan dari DPP PKB No: 33765/DPP/01/Vlll/2024. Dalam surat itu. DPP PKB memberikan tugas dan tanggung jawab kepada pasangan HAPAL untuk melakukan sosialisasi dan jalin komunikasi di internal PKB maupun eksternal untuk menambah dukungan koalisi.
HAPAL wajib berkoordinasi dengan DPW PKB Provinsi Sumatera Selatan dan melaporkan hasilnya kepada DPP PKB melalui Desk Pilkada DPP PKB. Bakal calon Gubernur Sumsel, Heri Amalindo mengungkapkan rasa syukur atas dapatnya dukungan dari PKB dan PAN.
“Alhamdulillah kami resmi menerima SK dari PKB dan PAN. Hal ini menjadi suntikan semangat dan motivasi bagi saya dan Popo Ali dalam menghadapi pemilihan kepala daerah November nanti,” ujarnya.
Sementara, pasangan HDCU sudah dalam posisi aman, mengantongi 26 kursi. Duet Ketua DPW Nasdem Sumsel dan DPD Demokrat Sumsel ini diusung Nasdem dengan 10 kursi di DPRD Sumsel, Demokrat 8 kursi, PKS 7 kursi, dan Perindo 1 kursi.
HD menambahkan, komunikasi politik yang intensif ini dilakukan untuk memastikan adanya keselarasan visi dan misi dalam membangun Sumatera Selatan yang lebih baik di masa mendatang. “Kita ingin memastikan bahwa semua partai pendukung memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan Sumsel yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Acara deklarasi nanti dipastikan akan menjadi perhatian publik mengingat HD dikenal sebagai figur pemimpin yang merakyat. Rekam jejaknya dalam memimpin Sumsel telah dikenal luas. “Keterlibatan aktif masyarakat sangatlah penting. Kami berharap masyarakat Sumsel dapat bersama-sama mendukung dan mengawal proses demokrasi ini dengan penuh semangat dan tanggung jawab,” pungkasnya.
Sedangkan pasangan MataHati juga dalam posisi aman. Mengantongi 23 kursi dari Gerindra (11 kursi) dan Golkar (12 kursi). Meski PAN yang diharapkan bisa bergabung akhirnya memilih mendukung pasangan HAPAL, tapi MataHati tidak terpengaruh. Sebab, syarat minimal 15 kursi untuk mendaftar ke KPU sudah terlampaui.
Bakal calon Wakil Gubernur Sumsel RA Anita Noeringhati menyatakan rasa syukurnya telah mengantongi dukungan dari Golkar, melengkapi Gerindra yang sudah dipastikan mengusung pasangan ini. “Mohon doanya, dengan segala ikhtiar yang ada, InsyaAllah bisa mewujudkan kembali kejayaan Sumsel. Bangkit Bersama,” tutupnya.
Tim Red

