Gelombang Pengunduran Diri Landa Pemkot Pagar Alam, Dua Kepala Dinas Kembali Lepas Jabatan

PAGAR ALAM//Wartapolri.com – Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam, Sumatera Selatan, kembali menghadapi dinamika birokrasi yang signifikan. Dua pejabat pimpinan tinggi pratama secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya, memperpanjang rentetan pengunduran diri pejabat teras di daerah ini.

 

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), David Kenedi, serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Septa Cahya Prabu, telah mengajukan dan melepaskan jabatannya secara resmi. Langkah ini menyusul pengunduran diri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam, Deny Novi Herly, yang lebih dulu terjadi pada Agustus 2026 lalu.

 

Menariknya, ketiga nama tersebut merupakan bagian dari perombakan besar-besaran yang dilakukan oleh Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, dalam pelantikan pejabat pada April 2026 silam. Saat itu, rotasi dan penunjukan tersebut disampaikan sebagai langkah strategis untuk mempercepat akselerasi kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemkot Pagar Alam.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi terperinci mengenai alasan mendasar di balik mundurnya para pejabat eselon II tersebut. Situasi ini pun memicu sorotan dan pertanyaan di kalangan masyarakat terkait stabilitas tata kelola pemerintahan serta keberlangsungan program kerja sektoral, mengingat dinas-dinas yang ditinggalkan merupakan sektor vital bagi pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.

 

Pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pagar Alam bersama Sekretariat Daerah dilaporkan sedang berkoordinasi untuk menyelesaikan proses administrasi pengunduran diri sekaligus menyiapkan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt). Langkah ini diambil agar roda pemerintahan di Dinas Perkimtan maupun Dinas Perhubungan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti.

 

Pemkot Pagar Alam diharapkan segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik guna meredam berbagai spekulasi yang berkembang sekaligus memastikan rencana pembangunan daerah tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

@Tim red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *