BPS Kabupaten Empat Lawang Gelar Pelatihan Intensif Sensus Ekonomi 2026, Bekali Petugas Teknologi dan Aturan Pendataan

EMPAT LAWANG//Wartapolri.com – 7 Juni 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Empat Lawang resmi menggelar pelatihan teknis bagi seluruh jaringan petugas Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai 2 hingga 13 Juni 2026 ini dilaksanakan di Aula Kantor BPS setempat, dan diikuti oleh lebih dari 120 peserta yang terdiri dari pengawas, pencacah, hingga tenaga pendamping yang akan bertugas di seluruh wilayah kabupaten.

Acara pembukaan dilakukan langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Empat Lawang, Bapak H. Suherman, S.Si, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Sensus Ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali ini adalah momen krusial untuk memetakan potensi, struktur, dan pertumbuhan ekonomi daerah secara akurat dan menyeluruh.

“Data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi rujukan utama bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan, perencanaan anggaran, hingga strategi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Kualitas data bergantung sepenuhnya pada ketelitian dan integritas petugas di lapangan. Jangan ada data yang diragukan kebenarannya,”

Pelatihan ini dirancang secara intensif dan mendalam. Peserta dibekali materi mulai dari konsep dasar, definisi unit usaha, klasifikasi lapangan usaha, hingga prosedur pengisian kuesioner yang telah disesuaikan dengan standar nasional.

Tidak hanya materi teori, peserta juga dilatih mengoperasikan sistem pengumpulan data digital berbasis gawai pintar atau Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI). Teknologi ini menjadi terobosan utama pada sensus tahun 2026, bertujuan mempercepat pengiriman data, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta memastikan data masuk ke pusat pengolahan secara langsung dan aman.

Narasumber pelatihan didatangkan langsung dari tim teknis BPS Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki kompetensi khusus di bidang statistik ekonomi. Mereka memandu peserta melakukan simulasi wawancara, praktik pengisian aplikasi, hingga cara mengatasi kendala lapangan seperti keraguan responden, akses lokasi sulit, hingga pemahaman pelaku usaha yang beragam.

Koordinator Pelaksana Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Empat Lawang menjelaskan, cakupan pendataan kali ini sangat luas. Sasaran mencakup seluruh unit usaha dan kegiatan ekonomi, baik formal maupun non-formal, mulai dari pedagang pasar, usaha rumahan, industri pengolahan, pertanian, hingga sektor jasa yang tersebar di 10 kecamatan dan 148 desa/kelurahan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Empat Lawang untuk bersedia berpartisipasi, menerima kedatangan petugas, dan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur. Kerjasama masyarakat adalah kunci keberhasilan sensus ini,” ujarnya.

Setelah masa pelatihan selesai dan petugas dinyatakan lulus uji kompetensi, tahap pendataan lapangan akan dimulai serentak pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Hasil akhir sensus nantinya akan dipublikasikan pada tahun 2027, guna menjadi dasar penyusunan peta ekonomi daerah untuk satu dekade ke depan.

Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Bappeda turut mendukung penuh kegiatan ini. Kepala Bappeda menyatakan bahwa data Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi tulang punggung penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran dan berbasis bukti nyata.

Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan dalam pelatihan ini, diharapkan Sensus Ekonomi 2026 di Empat Lawang berjalan lancar, transparan, dan menghasilkan data berkualitas tinggi demi kemajuan ekonomi daerah yang lebih terukur dan maju.

@EV

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *