Viral Beberapa Oknum Guru SMA Negeri 1 Pendopo Barat Di Duga Mengolok-Olok Atau Mengejek Propesi RT

EMPAT LAWANG//Wartapolri.com – Jagat maya kembali dihebohkan oleh aksi tidak terpuji yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum guru di SMA Negeri 1 Pendopo Barat. Aksi para abdi negara yang membuat konten video tren media sosial tersebut memicu reaksi keras, lantaran dianggap mengejek dan mengolok-olok profesi Rukun Tetangga (RT).

 

Konten yang dinilai tidak mendidik tersebut memicu kemarahan dari jajaran pengurus lingkungan setempat. Sejumlah Ketua RT bahkan Rukun Warga (RW) di Kabupaten Empat Lawang secara terbuka menyatakan sangat menyayangkan dan mengecam keras tindakan oknum pendidik tersebut, dinilai Menghina Profesi Pelayan Masyarakat. Menurut salah satu perwakilan Ketua RT Kecamatan Pendopo, konten yang dibuat oleh para oknum guru tersebut sangat melukai hati mereka selaku pelayan masyarakat di tingkat bawah.

 

Profesi RT yang bekerja siang malam demi melayani warga justru dijadikan bahan olokan dan lelucon hanya demi mengejar popularitas atau mengikuti tren di media sosial.

“Kami sangat menyayangkan perbuatan mereka. Sebagai seorang guru, pelaku pendidikan, mereka seharusnya memberikan contoh dan edukasi yang baik kepada masyarakat dan murid-muridnya, bukan malah merendahkan profesi orang lain demi sebuah konten,” ujarnya kesal.

 

Reaksi keras juga datang dari pihak RT Kecamatan Tebing Tinggi, yang menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Pihak RT dan RW menuntut pertanggungjawaban nyata dari para oknum guru yang terlibat, serta pihak manajemen sekolah SMAN 1 Pendopo Barat.

 

Mereka menegaskan beberapa poin tuntutan utama:
• Pertanggungjawaban Publik: Oknum guru yang bersangkutan harus mengklarifikasi maksud dari pembuatan konten tersebut.
• Permintaan Maaf Langsung: Para pelaku dituntut untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung (tatap muka) kepada pengurus RT dan RW yang merasa dirugikan, bukan sekadar melalui video singkat atau teks di media sosial.
• Evaluasi dari Pihak Sekolah:
Kepala SMAN 1 Pendopo Barat diminta memberikan sanksi moral maupun administratif yang tegas agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

 

Sementara Kepala Sekolah saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp hanya menjawab “Tadi sudah saya panggil semua guru-guru tersebut. Kemudian mereka menjelaskan bahwa mereka cuman gurauan yang mengikuti tren yang viral saat ini. Tidak ada yang menyinggung siapa-siapa, tadi sudah saya arahkan jagan lagi terulang hal seperti itu, malahan saya marahi. Terkait hal itu, tidak bagus.l ditampilkan di publik.

“Intinya kami selaku pimpinan, mewakili guru-guru, minta maaf masalah konten tersebut. Kami akan melakukan pembinaan dan teguran kepada guru-guru tersebut, terima kasih arahannya pak.
Akan kami bina dan kasih arahan sesuai dengan profesi mereka, dan di kasih surat peringatan dan perjanjian sesuai dengan aturan satuan pendidikan. Terima kasih atas arahannya”. Jawabnya.

Sementara itu melalui sumber terpercaya diknas propinsi Sumsel menyampaikan “Saat ini kanal pengaduan bisa dari
1. SP4N Lapor!
2. DMN IG
3. Bersurat langsung

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah SMAN 1 Pendopo Barat maupun Dinas Pendidikan terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai sanksi atau langkah mediasi yang akan diambil untuk menyelesaikan ketegangan ini. Warga berharap pihak sekolah segera mengambil tindakan bijak sebelum permasalahan ini berlarut-larut.

@Kaperwil Sumsel

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *